Sementara itu, Irdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution dalam sambutannya menjelaskan bahwa TMMD ke-126 yang berlangsung sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025 merupakan program strategis dalam percepatan pembangunan wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di 50 kabupaten/kota se-Indonesia, termasuk Kabupaten Musi Banyuasin.
Beragam sasaran fisik dan nonfisik menjadi fokus kegiatan. Di antaranya, pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan, pembangunan pos kamling, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan sanitasi MCK, sumur bor, rehabilitasi tempat ibadah, hingga bantuan sosial untuk penanganan stunting.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan di bidang ketahanan pangan, kebersihan lingkungan, serta pengembangan ekonomi lokal.
“Program TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat, karakter, dan kemandirian masyarakat. Hasilnya harus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” terangnya.