Dikatakan Rosidin siang sebelum kejadian tongkang tersebut berada ditengah sungai berhenti. Malamnya sekitar pukul 12 hujan deras disertai angin kencang membuat tongkang hanyut.
“Kebetulan saat kejadian lampu mati membuat kami disini panik berhamburan keluar rumah,”ungkapnya
Pasca kejadian kata Rosidin warga yang rumah dan perahunya rusak belum menerima ganti rugi dari pihak perusahaan tongkang yang menabrak.
Sementara itu, Camat Gandus Jupriansyah yang menerima laporan dari Lurah melalui RT terkait insiden tongkang batubara menabrak rumah warga di Lorong Keluarga Kelurahan Gandus Kecamatan Gandus Palembang dari laporan tersebut dirinya langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi tabrakan diakibatkan ombak dan angin kencang membuat tongkang yang berada ditengah sungai sedang terparkir hanyut hingga menabrak rumah dan perahu warga,”kata Jupriansyah.
Dari pendataan sementara, kata Jupriansyah ada 13 KK, enam rumah dan lima perahu yang rusak untuk korban jiwa tidak ada untuk lain lainnya masih terus dilakukan pendataan.