Program Digitalisasi dan Klinik Usaha ini, lanjut Toha diharapkan menjadi akselerator bagi UMKM Muba untuk beradaptasi dengan era digital dan meningkatkan daya saing. Melalui penerapan teknologi, UMKM didorong mampu mengelola usaha secara lebih modern, mulai dari pemasaran, pencatatan keuangan, hingga pengambilan keputusan bisnis berbasis data.
Klinik Usaha hadir sebagai ruang pendampingan terpadu bagi pelaku UMKM. Program ini menyediakan edukasi, pelatihan manajemen, strategi pemasaran, konseling usaha, hingga pengembangan produk. Dengan demikian, pelaku usaha kecil di Muba tidak hanya memiliki legalitas, tetapi juga kekuatan dalam bersaing di pasar lokal, regional, hingga nasional.
“Kami berharap program ini menjadi solusi konkret, mempercepat pertumbuhan ekonomi serta mengantarkan Muba menuju visi ‘Muba Maju Lebih Cepat’ dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata,” tegas Bupati.
Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru melalui Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Sumsel, H. Lusapta Yudha Kurnia, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Muba dalam menginisiasi program inovatif yang berpihak pada masyarakat.