Baik dari kedikenalan dan kedisukaan, ada keunggulan Lucianty-Syaparuddin di mata pemilih dan ini merupakan modal dasar yang kuat untuk mendongkrak elektabilitas.
“Tingkat kedikenalan dan kedisukaan di masyarakat itu merupakan modal utama bagi paslon bupati dan wakil bupati Muba untuk dipilih masyarakat pada akhirnya. Jadi, antara kedikenalan dan kedisukaan itu harus selaras dan kedua faktor ini merupakan hasil dari kerja-kerja sosial di masyarakat yang selama ini dilakukan calon/paslon tersebut jauh sebelum pilkada di gelar. Hasil survei menunjukkan, Lucianty sudah lama tertanam di hati di masyarakat Muba melakukan kerja sosial. Terbukti dengan angka tingkat kedisukaan yang tinggi dan berbanding selaras dengan tingkat kedikenalan.
Dalam debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Muba yang sudah digelar KPUD Muba, Lucianty-Syaparuddin mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat Muba yang menonton. Kalau tidak ada kejadian luar biasa ( tsunami politik), Lucianty-Syaparuddin berpotensi besar menang di pilkada Muba,” tutup lulusan terbaik ilmu komunikasi politik ini dengan lugas.