Kombes Pol Yulian menegaskan, Operasi Pekat Musi akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pemberantasan narkotika.
“Setiap gram yang dimusnahkan hari ini adalah nyawa anak bangsa yang berhasil kami selamatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan, pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari siklus penegakan hukum yang dilakukan secara transparan.
“Lebih dari 20 ribu jiwa berhasil kami selamatkan dari ancaman narkoba sepanjang Maret 2026. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.
“Jangan takut melapor. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mengungkap jaringan narkoba,” tandasnya.
Polda Sumatera Selatan memastikan upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara konsisten guna melindungi masyarakat dan masa depan generasi bangsa.