Sementara itu, Kepala Bidang Pakis Badrut Tamam memberikan harapan agar Porsadin menjadi wadah mempererat persatuan santri dari berbagai daerah. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga dan seni, tetapi juga mencerminkan pendidikan berbasis akhlak, ilmu, dan budaya local.
Dalam hal ini Provinsi Sumsel mengirim langsung sebanyak 33 Kafilah dari berbagai Pondok Pesanten dari Wilayah Sumsel.
Porsadin VI berlangsung pada 15–18 November 2024 dengan 1.234 peserta dari 25 provinsi. Kegiatan ini mempertandingkan 12 cabang lomba, termasuk MTQ, Tahfidz, Kaligrafi, bulu tangkis, dan tenis meja.