MUBA, Topik Sumsel — Sebanyak 38 peserta mengikuti pembeklan dan sertifikasi pelatihan Health, Safety & Environment (HSE) yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba di gedung Muba Vocational Center (MVC), Senin (17/7/2023).
38 peserta tersebut diantaranya, Besic First Aid (BFA) sebanyak 21 peserta dari PT Lerindro Internasional, kemudian Basic Fire Fighting (BFF) sebanyak 13 peserta dari PT Lerindro Internasional, dan 4 peserta dari Petro Muba.
Kepala Disnakertrans Muba H Mursalin SE MM mengatakan, MVC ini menjadi tempat bersama seluruh perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin dengan artian menjadi menjadi kawah candra dimuka.
“Sebab MVC ini bukan milik pribadi dan pemerintah tapi milik seluruh staecholder yang ada,” ungkapnya.
Dijelaskanya, bahwa program bentuk turunan kerjasama tersebut yang sudah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten, dan terbukti hari ini terlaksana dengan baik yang dimanfaatkan oleh PT Lerindro Internasional.
“Diberikanya pelatihan ini tentu saja untuk peningkatan kapasitas dan kompetensi karyawan karyawan. Dan adanya, Kerjasama ini momentum penting, karena dihadiri langsung oleh SKK Migas Perwakilan Sumbagsel dan PT Medco EP Grissik dan ini menjadi contoh bagi perusahaan lain,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pelatihan dan sertifikasi HSE ini sangat penting bagi perusahaan perusahaan migas yang beroperasi di Kabupaten Musi Banyuasin. “Karena sektor migas sangat tinggi resiko, bahkan harus diwajibkan memiliki Sertifikat,” tandas dia.
Sementara, Manajemen Medco EP Grissik, Andi Basuki, mengatakan, perusahaan Medco ini wilayah kerjanya ada beberapa blok.
“Nah dalam kesempatan ini tentu saja menyambut baik program dari Pemkab Muba. Sebab materi HSE sangat lah penting, terutama bagi keselamatan karyawan, jika terjadi insiden akan membuat reputasi perusahaan akan jatuh. Maka dari itu, kami selalu mengingatkan kepada teman teman bahwa bekerjalah dengan hati hati, dengan memegang prinsip Pergi Lengkap, Pulang Harus Lengkap Juga,” tukasnya.