“Kalau rusak, masyarakat atau petani akan kesulitan untuk membawa hasil kebun dan pertanian mereka, ini juga akan menghambat laju perekonomian di 2 Kabupaten di Sumsel,” urainya.
Alumni FISIP Universitas Sriwijaya ini juga menekankan, bahwasannya perbaikan akses jalan tersebut juga pernah disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat kunjungan kerja ke Desa Sindang Marga.
“Saat ini warga menanti, kalau tidak diperbaiki jalan ini akan bertambah parah kerusakannya,” ujar Andi.
Lanjut Andi, dirinya juga meminta agar pembiayaan pemasangan KWH Meter listrik migrasi dari MEP ke PLN dibiayai oleh Pemprov Sumsel, kemudian terkait dengan penggantian biaya pemasangan KWH meter tersebut untuk 54 ribu pelanggan agar dituntaskan di tahun anggaran 2025. Hal ini juga merujuk dari Surat Gubernur Sumsel terkait Dukungan Jaminan dari Pemprov Sumsel dalam pembayaran biaya penyambungan pelanggan.
“Warga pelanggan MEP yang akan migrasi ke PLN sangat berharap agar biaya pemasangan listrik migrasi dari MEP ke PLN dibiayai Pemprov Sumsel dan penggantian biaya pemasangan KWH meter untuk 54 ribu pelanggan agar dituntaskan di tahun anggaran 2025 ini juga melalui Bangubsus sebagaimana yang tertera dalam Surat dari pak Gubernur,” tandasnya.