Meski volume kendaraan roda dua dan roda empat terus meningkat, arus lalu lintas di Jalintim maupun Jalinteng masih terpantau lancar tanpa adanya penumpukan kendaraan yang signifikan. Pihak kepolisian juga menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan di jalur tersebut.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat yang akan melintas di Jalintim diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memantau informasi terkini terkait kondisi lalu lintas.
“Jika merasa lelah, silakan beristirahat di pos pengamanan (Pospam) yang telah disediakan di beberapa titik,” tambahnya.
Selain itu, pengendara juga disarankan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalinteng apabila terjadi kepadatan di Jalintim. Rute alternatif Palembang–Jambi dapat ditempuh melalui Betung, Sekayu, Musi Rawas hingga Jambi. Sementara dari arah Jambi menuju Palembang, pengendara dapat melintasi Sorolangun, Lubuk Linggau, Musi Rawas, Sekayu–Betung, atau melalui Lahat–Prabumulih.