MUBA, Topik Sumsel — Memasuki puncak arus balik Lebaran, kondisi lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Musi Banyuasin (Muba) terpantau aman dan lancar. Arus kendaraan, baik dari arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya, mulai meningkat seiring masyarakat kembali ke daerah asal melalui jalur lintas maupun ruas tol fungsional.
Kendaraan dengan pelat nomor luar Sumatera Selatan juga terlihat melintas di sejumlah titik, mulai dari Sungai Lilin, Tungkal Jaya hingga Bayung Lencir. Sementara itu, kondisi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) juga terpantau ramai, khususnya di wilayah Lais dan Sekayu.
Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 200 personel gabungan untuk mengantisipasi arus balik di Jalintim. Personel tersebut terdiri dari Polres Muba, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Damkar.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan yang telah diinventarisir, yakni sebanyak 14 titik. Selain itu, terdapat 3 titik rawan kecelakaan serta 15 kantong parkir. Kami juga menyiapkan alat berat di beberapa lokasi strategis,” ujarnya.
Meski volume kendaraan roda dua dan roda empat terus meningkat, arus lalu lintas di Jalintim maupun Jalinteng masih terpantau lancar tanpa adanya penumpukan kendaraan yang signifikan. Pihak kepolisian juga menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan di jalur tersebut.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat yang akan melintas di Jalintim diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memantau informasi terkini terkait kondisi lalu lintas.
“Jika merasa lelah, silakan beristirahat di pos pengamanan (Pospam) yang telah disediakan di beberapa titik,” tambahnya.
Selain itu, pengendara juga disarankan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Jalinteng apabila terjadi kepadatan di Jalintim. Rute alternatif Palembang–Jambi dapat ditempuh melalui Betung, Sekayu, Musi Rawas hingga Jambi. Sementara dari arah Jambi menuju Palembang, pengendara dapat melintasi Sorolangun, Lubuk Linggau, Musi Rawas, Sekayu–Betung, atau melalui Lahat–Prabumulih.
Apabila terjadi lonjakan arus yang signifikan di Jalintim, petugas akan melakukan pengalihan kendaraan ke Jalinteng guna menjaga kelancaran lalu lintas.