Sementara itu Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, sangat bersyukur atas kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno yang telah hadir membuka langsung Festival Sriwijaya ke-29 tersebut. Menurutnya tak hanya menjadi penyemangat, kehadiran Menteri bahkan menjadi sejarah tersendiri bagi kesuksesan penyelenggaraan Festival Sriwijaya Sumsel sejak Ia menjabat tiga tahun terakhir.
“Meskipun dilaksanakan di gedung yang tidak begitu besar tapi ini bisa menjadi episentrum untuk menggeliatkan hal serupa di kab/kota di Sumsel. Dan harapannya ini dapat mendukung pemulihan ekonomu yang sedang digiatkan kembali beberapa waktu terakhir,” ujar HD.
Menurut HD di bawah kepemimpinannya, Pemprov Sumsel berkomitmen menjaga kearifan lokal dengan menerbitkan Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang
Arsitektur Bangunan Gedung Berornamen Jati Diri Budaya di Sumatera Selatan. Salah satunya untuk menggalakkan kembali ciri khas tanjak yang menjadi warisan budaya kebanggaan Sumsel baik untuk dipakai pada kegiatan kegiatan budaya maupun menjadi ornamen dalam bangunan gedung dan kantor pemerintahan.