PALEMBANG, Topik Sumsel — Relung Forum bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang dan Jejaring Transisi Energi (JTE) menggelar diskusi bertajuk “Mendalami Komitmen Calon Kepala Daerah dalam Transisi Energi di Sumsel” pada Jumat, 22 November 2024, di Kawan Ngopi Cafe.
Acara ini didukung oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) sebagai upaya menyoroti isu strategis transisi energi di Sumatera Selatan, salah satu daerah penghasil batubara terbesar di Indonesia.
Diskusi ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana calon kepala daerah (Cakada) Sumsel memiliki pemahaman dan komitmen terhadap transisi energi, sebuah langkah penting menuju keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.
Hadir sebagai pembicara, Dr. Imam Asngari, akademisi dan ahli lingkungan dari Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya; Rabin Ibnu Zainal, Direktur Pilar Nusantara; dan Taufik Wijaya, jurnalis senior dari Jejaring Transisi Energi.
Dalam tanggapannya, Dr. Imam Asngari menjelaskan bahwa transisi energi dari fosil menuju energi baru terbarukan (EBT) bukan sekadar tantangan teknis, tetapi juga memerlukan transformasi ekonomi yang matang. Ia memaparkan bahwa sektor tambang dan penggalian masih menyumbang lebih dari 30 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumsel, sehingga perubahan besar ini berpotensi mengguncang perekonomian daerah.