Kapolda menceritakan Kepolisian Republik Indonesia telah ada sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Fungsi dan organ dari lembaga pelindung negara itu telah ada sejak abad ke- 12, yang kala itu dilakukan Kerajaan Majapahit dengan pasukan yang disebut Bhayangkara.
“Arti Bhayangkara adalah Pelindung negara dan masyarakat, yang dipimpin Maha Pati Gajah Mada,” tuturnya.
Selain menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, Kapolda juga secara tulus memohon maaf atas segala kesalahan kekurangan dan ketidakpuasan yang masyarakat alami dalam pelayanan dijajaran Polda Sumsel. “Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan bersumpah untuk tidak menyakiti hati masyarakat,” sebutnya.
Kapolda juga berpesan kepada para pesonel untuk mengingat Sumpah Tribrata dan Lambang Rastra Sewakotta yang artintya Polri abdi utama daripada nusa dan bangsa. “Kita yang diharapkan masyarakat menyelesaikan dan menuntaskan seluruh permasalahan yang dihadapi,” tegasnya.