Mantan Pj Gubernur Sulawesi Barat tersebut mengaku, kerja keras yang dilakukan Pj Bupati Apriyadi bersama OPD tentu tidak mudah. “Ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkap dia.
Akmal Malik juga mengingatkan, kepada ASN Pemkab Muba untuk netral saat memasuki tahapan pesta demokrasi dalam hal ini Pileg, Pilpres dan Pilkada di Tahun 2024. “Jaga netralitas sehingga stabilitas keamanan daerah juga dapat terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Bupati Apriyadi Mahmud mengaku turunnya kemiskinan ekstrem di Muba dari 6.56 persen ke 4.74 persen tentu tidak terlepas dari intervensi langsung OPD di lingkungan Pemkab Muba.
“Capaian itu tentu tidak bisa dipisahkan dengan maksimalnya intervensi langsung rekan-rekan OPD yang saat ini sangat konsen mengentaskan kemiskinan ekstrem,” urainya.
Mantan Kadinsos Pemprov Sumsel ini menambahkan, mulai Juli 2023 nanti Pemkab Muba mengucurkan alokasi anggaran Rp32 Miliar yang akan disalurkan langsung kepada masyarakat yang miskin ekstrem melalui program basic income.