930 x 180 AD PLACEMENT

DNA Jadi Harapan Terakhir Ungkap Identitas Korban Bus ALS di Muratara

Tim DVI Polda Sumsel masih melakukan proses identifikasi korban kecelakaan maut Bus ALS di Muratara. Kondisi jenazah yang rusak parah akibat terbakar membuat proses identifikasi harus mengandalkan pemeriksaan DNA.
750 x 100 AD PLACEMENT

“Untuk saat ini, satu-satunya metode yang bisa diandalkan adalah pemeriksaan DNA,” katanya.

Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati menjelaskan, proses identifikasi mengalami kendala karena hampir seluruh properti atau benda yang melekat pada tubuh korban telah hangus terbakar.

“Seperti cincin, jam tangan, pakaian, jaket hingga dompet sebagian besar sudah tidak ada lagi karena terbakar,” ungkap Wahyu.

Tim DVI hanya menemukan beberapa serpihan benda seperti kepala ikat pinggang, dompet berisi identitas atas nama Sukono, potongan jam tangan, serta serpihan pakaian. Namun benda-benda tersebut tidak dapat dipastikan berasal dari jenazah yang mana.

“Kami mengetahui benda itu milik korban, tetapi tidak bisa dipastikan melekat pada jenazah siapa karena ditemukan terpisah,” jelasnya.

Menurut Wahyu, pihak keluarga sebenarnya telah memberikan data pembanding yang cukup lengkap, mulai dari ciri fisik seperti tahi lalat, tato, warna kulit, hingga rambut. Namun kondisi jenazah yang rusak parah membuat pencocokan sulit dilakukan.

Pages: 1 2 3
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT