“Kita terus ulas soal Tanjung Carat ini dalam beberapa kali kesempatan. Rencananya akan dimulai November 2021. Pembangunan ini harus on schedule,” tuturnya.
Apalagi, sambungnya, beberapa tahun lalu ada rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di kawasan Tanjung Api Api. Tentunya KEK tersebut harus didukung dengan adanya pelabuhan laut tersebut.
“Rencana KEK ini disambut gembira dunia industri. Namun, berapa jauh pun KEK ini juga harus didukung adanya pelabuhan laut sehingga kegiatan ekspor impor akan semakin maksimal,” paparnya.
Disisi lain, dia mengaku pembangunan Tanjung Carat tersebut tidak akan menemui titik terang tanpa adanya dukungan dari sejumlah pihak salah satunya Anggota Komisi V DPR RI H Eddy Santana Putra dan Komisi IV DPR RI Hj Renny Astuti.
Dimana dia menilai, sejak awal rencana pembangunan pelabuhan Tanjung Carat tersebut, Komisi V dan Komisi IV DPR RI tersebut terus menyuarakan dukungannya.
“Baik secara spontan maupun khusus, Komisi V dan Komisi IV DPR RI terus mendukung pembangunan Tanjung Carat ini, karena pelabuhan ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” terangnya.