930 x 180 AD PLACEMENT

Jamilah Gantungkan Hidup dari Anyaman Keranjang

750 x 100 AD PLACEMENT

Sekayu, TS – Kerangjang atau biasa di sebut kanjang kini sudah semakin jarang di temui. Sebagian dari mereka yang masih bergelut di bidang ini, rata-rata sudah memasuki usia lanjut. Jamilah (67) salah satunya. warga Dusun 1 Desa Lumpatan Kecamatan Sekayu ini masih aktif membuat kanjang meskipun hasilnya terbilang sangat sedikit.

Diusia nya yang sudah mendekati kepala 7, Jamilah masih terbilang produktif, sebab setiap hari ia selalu menganyam kanjang untuk kemudian di jual demi memenuhi kebutuhan hidup.Kanjang yang ia buat bukanlah dari bahan rotan, melainkan berbahan tali bal atau tali plastik keras. itu dikarenakan rotan yang dulu nya merupakan bahan baku utama kanjang sangat sulit di dapat.

Meski bahan utamanya adalah tali, kerang atau disebut belekar kanjang itu masih menggunakan rotan. untuk mendapatkan rotan, Jamilah harus mencari di dalam hutan di seputar sawah penduduk sekitar.Saat dijumpai kemarin Kamis (8/7) di rumah nya, Jamilah nampak sibuk menganyam, tangan terlihat begitu terampil mengolah puluhan utas tali yang di rangkai menjadi satu kanjang itu.

“Keahlian membuat kanjang ini sudah saya miliki sejak dulu, cuma saya baru aktif membuat kanjang sejak tahun 2011, dimana saat itu suami saya meninggal dan saya tidak punya mata pencarian,”kata Jamilah.

Menurut Jamilah menganyam kanjang menjadi satu-satu upaya yang bisa ia lakukan untuk bisa menghasilkan uang yang akan digunakan untuk kebutuhan makan.”Saya ini sudah tua, mau buka sawah sudah tidak kuat, bekerja pekerjaan keras pun sudah tidak sanggup, cuma ini jalan saya untuk bisa dapat uang,”ungkapnya.

Dari hasil membuat dan menjual kanjang, uang yang di peroleh Jamilah sangat terbilang sangat kecil, dimana untuk menghasilkan satu kanjang membutuhkan waktu 3 hari.

“Sehari paling dapat seperempat nya, dilanjutkan keesokan hari nya, rata-rata satu kanjang 3 hari baru selesai, tapi kalau yang ukuran kecil 2 hari selesai,”terangnya.Satu buah kanjang berukuran kecil ia jual Rp 50 ribu, sedangkan berukuran besar Rp 70 ribu. Dari satu buah keranjang Jamilah bisa mendapatkan penghasilan bersih Rp 30 sampai Rp 35 ribu rupiah.

“Kalau menjual tidak sulit, pembeli yang datang ke rumah,”bebernya.Meski demikian, Jamilah merasa bersyukur tetap bisa produktif meskipun sudah memasuki usia lanjut.

“Mengenai penghasilan, seadanya saja. memang kadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, tapi Alhamdulillah saya sering di bantu anak-anak dan tetangga, misalnya di berikan makanan,”akunya.

Jamilah berharap pihak terkait bisa memberikan perhatian kepada nya. baik dari sisi kondisi perekonomian nya maupun dari sisi usaha kerajinan nya.Sementara itu, salah seorang pembeli kanjang, Wawan, mengutarakan bahwa kanjang hasil Jamilah sangat rapi. “Jalinan tali nya juga kuat dan rapat,”pungkasnya.(tau)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT