Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.
Terpisah Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan melalui Piket Pawas Ipda Ruspandani mengatakan, api diduga berasal dari korsleting listrik. Api baru bisa dipadamkan setelah empat unit mobil Pemadam kebakaran menuju lokasi.
“Diduga karena korsleting listrik MCB saat itu ada karyawan yang sedang stand by Di dalam dan sebagian lagi salat Jumat. Selanjutnya kami koordinasi dengan Labfor Polda Sumsel dan memasang garis polisi,” katanya.