“Setiap titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali terus dipantau dan dilakukan pembasahan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan yang kering,” tambahnya.
Hingga Senin malam, personel Operasi Aman Nusa II Polda Sumsel masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman, penyisiran, dan pembasahan.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kobaran api tidak kembali membesar dan tidak meluas ke arah Jalan Bypass Indralaya maupun permukiman warga.
Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan akses publik tetap aman dari ancaman karhutla melalui respons cepat, terukur, dan berkelanjutan.