Dari kejadian tersebut, Tata sudah mengikhlaskannya, namun, sekitar pukul 10.00 WIB dirinya mendapat kabar ada bekas sapi yang dijagal di Jalan Pinang atau berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kandang sapinya.
“Sekitar pukul 10.00 WIB kita dapat kabar ada sapi hilang di grup whatsapp warga, pas saya cek bener itu sapi saya yang hilang dicuri dan tersisa tinggal perutnya saja, dikenali dari ciri-ciri tali tambang yang terikat di tubuh sapi saya,” ungkapnya.
Diakui Tata sebelum hilang sudah ada yang menawar sapi jantan miliknya seharga Rp.16. Karena harganya terlalu murah sehingga tidak dilepas.
“Ya sudah ada yang mau beli, tidak klop harganya, jadi mau dijual hari raya Idul Adha saja, eh malah kejadian ini, ya belum rejeki kita namanya,” tuturnya.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan dikonfirmasi membenarkan peristiwa pencurian hewan ternak sapi warga Talang Jambe.
“Ya benar kejadian itu, anggota kami sudah ke TKP bertemu korban untuk dimintai keterangan anggota juga sudah olah TKP, untuk pelakunya sudah dalam lidik,” singkatnya.