Korban Pengeroyokan di Ogan Ilir Minta Polisi Bertindak, Pelaku Termasuk Kades Masih Berkeliaran

Suharman telah melaporkan insiden tersebut ke SPKT Polda Sumsel pada Rabu, 12 November 2025, dengan nomor laporan STTLP/B/1592/XI/2025/SPKT/Polda Sumsel.
750 x 100 AD PLACEMENT

Setibanya di lokasi yang dimaksud, Suharman mengaku langsung ditangkap dan dipegang oleh beberapa warga. Ia dipaksa mengakui sesuatu yang tidak ia lakukan.

“Mereka memaksa saya mengaku, mengancam akan membunuh saya. Mereka membawa saya dengan motor ke rumah kerabat, memukul, lalu menyeret saya kembali ke Desa Embacang,” ungkapnya.

Menurut Suharman, kades menuduh dirinya merekam kegiatan musyawarah desa (musdes) tanpa izin. Tuduhan tersebut diduga menjadi pemicu tindakan kekerasan.

“HP saya lowbat dan ada di dalam tas. Saya baru pertama kali ke Desa Embacang,” tegasnya.

Akibat pengeroyokan, Suharman mengalami luka robek di kaki, memar di dada, dan benturan di kepala. Ia sempat dirawat di rumah sakit sebelum Kapolsek setempat tiba di lokasi kejadian.

Meski laporan telah dibuat lebih dari seminggu, Suharman mengaku belum ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian.

“Hingga sekarang belum satu pun pelaku ditangkap,” ujarnya kecewa.

Pages: 1 2Show All
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT