Dijelaskan Faris, kecelakaan berawal saat motor Vario yang dikendarai pria paruh baya melintas dari Jalan Riau. Saat tiba di simpang tiga motornya berhenti ditengah jalan lalu datanglah sepeda motor yang dikendarai pelajar SMA langsung menabrak motor Vario.
Keras tabrakan membuat motor Vario terpental hampir tiga meter membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Motor Vario berhenti ditengah jalan mungkin mau nyeberang, lalu motor anak SMA dengan kecepatan tinggi lalu nabrak motor Vario hingga terpental, ada darah dari hidung dan mulut,” tuturnya.
Keduanya sudah dibawa ke rumah sakit oleh keluarga dan guru di sekolahnya.
“Sudah dibawa ke RS Siloam Sriwijaya yang anak sekolah dibawa sama gurunya, sedangkan pengendara motor Vario dibawa anaknya,” katanya.
Terpisah Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang AKP Arham Sikakum mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Korban yang mengendarai motor Vario meninggal dunia.
“Iya yang motor Vario meninggal. Meninggalnya di tempat, identitasnya belum ada masih kami cari. Korban dua-duanya di Rumah Sakit Siloam, ” katanya.