Selain itu, alasan pemilih menjatuhkan pilihannya pada Lucianty-Syaparuddin karena diyakini orangnya pintar/berpendidikan (61,1 persen) dan Ramah atau mudah ditemui (87,5 persen) serta mampu memecahkan masalah /persoalan di Muba (52,2 persen).
“Hasil survei juga menunjukkan, Lucianty sudah lama tertanam di hati di masyarakat Muba melakukan kerja sosial. Terbukti dengan angka tingkat kedisukaan yang tinggi dan berbanding selaras dengan tingkat kedikenalan,” urainya.
Sementara itu, Faktor lain yang membuat paslon Lucianty-Syaparuddin berpotensi menarik suara elektoral tinggi yakni dimana aksi WO paslon Toha-Rohman pada debat publik kedua. Tindakan ini dianggap pemilih tidak mampu memecahkan permasalahan di Muba.
Apalagi, pada saat debat pertama sebelumnya, paslon tersebut, khususnya Calon Bupati (Cabup), Toha Tohet banyak melakukan blunder. Seperti salah mengartikan maksud gender, kemudian gagap saat menjawab serta beberapa insiden lainnya. Selain itu, dalam debat pertama juga, Cawabup, Rahman yang lebih banyak mengambil peran.