930 x 180 AD PLACEMENT

Management SPBU Meminta Maaf Atas Kejadian Yang Sempat Viral

750 x 100 AD PLACEMENT

BABAT TOMAN, Topik Sumsel – Viralnya sebuah video di Media Sosial (Medsos) dimana seorang supri fuso adu mulut dengan seorang satpam yang bertugas di SPBU Babat Toman beberapa hari yang lalu membuat pihak Management angkat bicara, Selasa (22/3/2022).

Menanggapi hal tersebut, Tio perwakilan dari Management SPBU Babat Toman mengklarifikasi bahwa adanya kesalah pahaman antara sopir dengan pihak satpam yang bertugas pada saat itu.

“Pertama-tama saya mewakili dari pihak management SPBU Babat Toman, menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen khususnya masyarakat Muba atas kesalah pahaman ini”, ungkapnya.

Tio melanjutkan, pihaknya juga ingin meluruskan dan mengklarifikasi atas kejadian tersebut. “Jadi awalnya, Izwan (Satpam SPBU) yang saat itu sedang bertugas, berkoordinasi dengan pengawas, dimana mengetahui stok BBM jenis solar tinggal sedikit, apabila dipaksakan akan merusak pompa BBM. Waktu itu masuklah mobil Fuso yang akan mengisi BBM, karena stok memang tinggal sedikit, kemudian Izwan mengatakan kepada sopir bahwa saat itu BBM sedang sedikit”, jelasnya.

Karena melihat didepan kendaraannya sedang mengisi, Sambung Tio, Sopir pun ngotot tetap ingin mengisi.

“Nah, dari sanalah mereka sempat beradu argumen, karena saat itu ada beberapa mobil juga yang masuk mengikuti mobil Fuso tersebut, padahal, saat itu solar sedikit. Takutnya, membuat pengendara lain kecewa”, Terangnya.

Masih menurut Tio, bahwa management SPBU tidak ada niat untuk melarang bagi siapa saja yang mengisi di SPBU Babat Toman.

“Sekali lagi kita meminta maaf, dan juga Izwan selaku satpam yang bertugas saat itu juga meminta maaf kepada seluruh pengendara, serta masyarakat Muba,” pungkasnya.

Terpisah Dirut SPBU Topansyah mengungkapkan bahwa pihak telah melakukan teguran terhadap Izwan. “Ya, kita sudah tegur Izwan dan memberikan surat peringatan,” tegasnya.

Terpisah Izwan Satpam yang bertugas saat itu menyatakan permintaan maaf kepada konsumen dan semua masyarakat Muba.

“Saya minta maaf atas kegaduhan yang ada, dan saya mengakui arogan, dan dimana saat itu saya telah dikasih tau dengan pengawas kalau BBM saat itu hampir habis, takutnya tidak bisa memenuhi mobil mobil yang akan mengisi, maka dari itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi antrian pengisian kita melakukan pembatasan pengisian pada saat itu, karena kondisi BBM memang hampir habis,” jelas Izwan. (win)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT