PALEMBANG, Topik Sumsel — Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Selatan bersiap menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada November 2026. Agenda ini menjadi momen penting dalam menentukan sosok Ketua Umum baru yang akan memimpin arah perkembangan sepak bola di Sumsel ke depan.
Menjelang Musprov, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial. Salah satu figur yang kini menjadi perhatian adalah Dr. H. Hendri Zainuddin.
Sosok yang akrab disapa HZ tersebut dinilai memiliki rekam jejak panjang di dunia sepak bola, baik di level pembinaan maupun profesional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum PS Banyuasin dan sukses membawa klub tersebut menembus kompetisi nasional Divisi Utama pada musim 2009/2010, yang kini dikenal sebagai Liga 2.
Tak hanya itu, HZ juga dikenal aktif mengembangkan kompetisi lokal. Ia menggagas Sumsel Super League (SSL), liga amatir yang melibatkan berbagai klub dan sekolah sepak bola (SSB) di Palembang dan sekitarnya, bahkan hingga ke Kabupaten Ogan Ilir. Upaya ini dinilai sebagai bentuk komitmennya dalam membangun fondasi sepak bola dari tingkat akar rumput.
Perhatian HZ juga mencakup sepak bola putri. Ia mendirikan Numa FC sebagai wadah pembinaan pemain perempuan di Sumatera Selatan, sekaligus mendorong kesetaraan dalam pengembangan olahraga tersebut.
Saat ini, HZ juga mengelola klub Palembang Sportivo yang berkompetisi di Liga 4. Fokusnya pada pembinaan usia dini menjadi salah satu kekuatan dalam menciptakan regenerasi pemain yang berkelanjutan.
Di level profesional, HZ pernah menjadi bagian dari manajemen Sriwijaya FC. Saat menjabat sebagai manajer, ia turut membawa klub tersebut meraih gelar Indonesia Super League musim 2011/2012. Ia juga berkontribusi dalam kesuksesan tim Sriwijaya FC U-21 di level kelompok umur.
Dari sisi akademik, HZ memiliki gelar doktor di bidang olahraga. Kombinasi pengalaman praktis dan latar belakang akademik tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk memimpin organisasi sepak bola secara profesional.
Saat dikonfirmasi, Hendri Zainuddin menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Asprov PSSI Sumsel apabila mendapat dukungan.
“Saya siap jika dipercaya. Sepak bola Sumsel membutuhkan pembenahan menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga pengelolaan kompetisi yang profesional,” ujarnya.
Sejumlah pengamat sepak bola lokal menilai pengalaman panjang HZ menjadi nilai tambah. Mereka berharap kepemimpinan baru nantinya mampu menghadirkan terobosan nyata bagi kemajuan sepak bola di Sumatera Selatan.