Mantan Kepala Bappeda Muba ini mengatakan, persoalan ilegal Drilling kalau dibiarkan terus menerus tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan tetapi juga berpotensi akan terjadi konflik antar kelompok masyarakat. Pemkab Muba juga berencana akan menemui Menteri Lingkungan Hidup untuk membahas dampak lingkungan akibat aktivitas illegal drilling.
“Yakinlah kami akan mencarikan solusi terbaik untuk masyarakat tanpa menzalimi, demi kebaikan kita semua warga Muba,” tuturnya.
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi SIP MBA MHan mendukung tindakan dan upaya yang sudah dilakukan Pj Bupati Muba bersama Forkopimda di Muba dalam penertiban ilegal Drilling serta ilegal refinery yang terus terjadi di Kabupaten Muba.
“Upaya dari Pemkab Muba untuk mengatasi ilegal drilling sudah sangat baik. Saya berpendapat bahwasanya terdapat 3 upaya untuk mengatasi ilegal drilling ini, langkah dalam jangka pendek bisa dibentuk posko terpadu bersama. Kemudian langkah menengah melakukan evaluasi terhadap aturan-aturan yang berbenturan. Setelah itu, Jangka panjang perjuangkan hal-hal khusus yang terjadi,”katanya.