“Beberapa tugas ini juga selaras dengan program Pemkab untuk memajukan Muba. Untuk itu, setelah rapat ini diharapkan agar lebih aktif melakukan koordinasi dengan pemerintah, meningkatkan perencanaan dan lakukan rakor per 3 bulan sekali atau lebih. Intinya mari kita saling bantu dan saling support untuk kemajuan Kabupaten Muba,” Ungkapnya.
Plt Kepala Dinas PMD Erdian Syahri SSos MSi mengatakan, pertemuan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Muba bersama dengan Bupati ini merupakan momentum yang pertama. Tujuan dari Rakor ini yaitu, untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang dihadapi oleh desa mengenai beberapa progres yang belum tercapai.
“Namun, Alhamdulillah untuk sejauh ini tupoksi TPP sangat sejalan dengan program Pemkab Muba dan mencapai IDM 0,756 dengan Kategori Desa Maju dan menduduki rangking 118/434 tertinggi di Sumsel,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Muba Dedy Dharma Riza Saputra menyampaikan, perkembangan status IDM di Kabupaten Muba tahun 2023 terdapat 229 Desa. Sebanyak 53 desa masuk kategori mandiri, sebanyak 111 desa masuk kategori maju, 64 desa masuk kategori berkembang, 1 desa masuk kategori tertinggal dan tidak ada desa yang masuk kategori sangat tertinggal.