Sementara, korban Echa (24) mengatakan, dirinya terkejut ada seorang pengendara yang memepet kendaraannya dan langsung mengambil HP. “Langsung saya kejar, setelah berhasil memepet pelaku, saya langsung tendang motornya. Pelaku jatuh ke rawa, sedangkan saya jatuh di tengah jalan,” ucap dia.
Sedangkan pelaku Wendi menuturkan, saat itu dirinya pulang ke Pangkalan Balai dari rumah orang tua di Sungai Keruh. Dalam perjalanan melihat HP korban berada di box motor.
“Saat lihat HP korban saya khilaf, saya sedang butuh uang untuk belikan anak sepeda. Jadi saya langsung jambret saja,” kata dia.
Setelah berhasil melancarkan aksinya, pelaku berusaha melarikan diri. “Saya mencoba melarikan diri, tapi korban mengejar. Saya terjatuh usai motor diterjang korban. Lalu saya langsung diamankan warga,” tandas dia.(red)