“Pada saat itu kebetulan hujan subuh-subuh jadi penjaga sekolah nyapu pagi ternyata sudah pecah semua. Pas di putar rekaman CCTV kejadiannya pukul 04:56 WIB,” katanya.
Ia berharap kepada pihak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut agar pelaku mendapatkan efek jera.
“Kami ingin membuat efek jera, paling tidak SMPN 46 bisa jadi contoh bahwa kami menindak lanjuti kejadian ini, supaya tidak ada kejadian di sekolah yang lain,” tutupnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengatakan, laporan tersebut masih dalam penyelidikan oleh anggota Reskrim.
“Ada laporannya, masih dalam penyelidikan, ” katanya.