SEKAYU, Topik Sumsel – Dikarenakan tepat pada 9 Februari 2022 lalu masa waktu kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah habis, KONI Sumsel memebrikan surat perpanjangan kepengurusan kepada KONI Muba guna melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk membahas pelaksanaan Forum Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab).
Ketua KONI Provinsi Sumsel diwakili Sekretaris Umum Ir H Suparman Romans saat audensi dengan Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP serta para pengurus KONI Muba, di Gues House Griya Bumi Serasan Sekate, Rabu (16/03/2022) kemarin, menyampaikan pihaknya akan melakukan pendataan atlet-atlet potensial di Kabupaten Muba, dan sekaligus akan melaksanakan musyawarah terkait habis masa periode kepengurusan KONI Muba.
“Kami berkunjung hari ini (kemarin,red) guna menyampaikan, bahwa KONI akan melaksanakan pendataan atlet-atlet potensial di Kabupaten Muba, mengingat Muba ini memiliki atlet-atlet berprestasi yang sudah mengharumkan nama Sumsel khususnya Muba sendiri hingga tingkat nasional”, ungkapnya.
Dalam audiensi tersebut beberapa agenda yang disampaikan oleh pihak KONI Sumsel, yakni yang pertama pihaknya akan melakukan pendataan kembali atlet-atlet potensial yang prodak dari Porprov kemarin. “Karena proyeksi kita untuk menggodok para atlet ini menyongsong PON 2024 dan Porwil 2023”, terang Suparman.
Lanjut Suparman, pihaknya juga menyampaikan bahwa KONI Muba secara formal organisasi sudah habis masa waktu kepengurusan sejak 9 Februari 2022 lalu. “Kemudian, kita terbitkan perpanjangan paling lama 6 bulan untuk melaksanakan kewajiban, dan Raker untuk pelaksanaan Forum Musorkab yang akan dilakukan oleh KONI Muba”, lanjutnya.
Mewakili dari KONI Sumsel, Suparman menyarankan agar KONI Muba melaksanakan Raker secepat mungkin agar memiliki keputusan kapan jadwa dilaksanakannya Musorkab. “Ini merupakan wewenang dari anggota Forum Musorkab itu sendiri. Jadi, para anggota – anggota itulah tentu yang akan menentukan. Kita berharap ada musyawarah dan mufakat, agar bisa berjalan dengan elegan dan juga secara kondusif, jadi yang kita harapkan produk dari Raker pelaksanaan Forum Musorkab ini akan memperkuat komposisi KONI MUBA sebagai wadah pembinaan olahraga prestasi”, imbuhnya.
“Jika tidak segera dilaksanakan, KONI Muba akan kehilangan legalitas dan kehilangan legitimasi, dan tidak bisa menggunakan anggaran, karena harus ada aturan hukum. Dan kita dari provinsi membantu kebijakan perpanjangan agar bisa melaksanakan Musorkab”, tukasnya.
Terpisah, Plt Bupati Muba Beni Hernedi menyambut baik dan siap mensupport kegiatan yang akan dilaksanakan KONI di Kabupaten Muba.
Beni juga menyampaikan apresiasi atas semangat dari pengurus KONI baik dari Muba maupun KONI Provinsi Sumsel yang terus menunjukkan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi provinsi dan Kabupaten. “Kami akan selalu mendukung dan memfasilitasi kegiatan KONI. Karena itu, koordinasi dan sinergi harus terus diperkuat agar pelaksanaan pendataan atlet-atlet dan Rakerda KONI dapat berjalan optimal dan efektif”, ungkapnya.
Mengenai habisnya masa waktu KONI Muba, Beni menjelaskan, kedudukanya sebagai pembina sudah menyampaikan ke OPD terkait, demi menghindari ketidak sesuaian aturan. “Apalagi ini menyangkut keuangan dan pembinaan atlet, saya selaku Pembina sudah menyarankan agar segera melaksanakan Musorkab ini”, tukasnya.
Benu menambahkan, agar pelaksanaa Musorkab ini dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan. “Oleh karena itu, disarankan secepatnya melaksanakan Raker dan juga melaksanakan Musorkab, lebih cepat lebih baik, karena ini menyangkut pembinaan atlet”, pungkasnya.(win)