Strategi lain yang dilakukan adalah pemanfaatan teknologi terbaru, yaitu Velocity String. Velocity String adalah metode pemasangan pipa berdiameter kecil di dalam tubing produksi untuk mempercepat kecepatan aliran fluida dari reservoir ke permukaan.
Metode ini diterapkan untuk meningkatkan produksi migas dengan memungkinkan beberapa lapisan (layer) reservoir diproduksikan secara bersamaan dan mandiri. Dalam skema ini, aliran fluida terbagi menjadi dua jalur, yaitu melalui Coiled Tubing sebagai velocity string serta melalui ruang anulus antara Coiled Tubing dengan tubing produksi (ID tubing).
Dengan pendekatan tersebut, sumur dapat kembali berproduksi secara lebih optimal, lebih efisien, dan dengan biaya operasional yang relatif rendah.
Teknologi yang pertama kali diterapkan di Zona 4 ini tengah dikerjakan pada kegiatan workover di sumur BNG-068, Desember 2025. Teknologi ini diharapkan memberi kontribusi penambahan produksi minyak 83 BOPD dan gas 3,82 MMSCFD.
PEP Adera Field tidak mengendurkan produksi migas di akhir tahun. Ada empat sumur yang dijadwalkan onstream pada pekan ketiga dan keempat Desember 2025.