Setelah mengantarkan ketiga rekannya, Arman kemudian bermaksud kembali menuju lokasi sawah. Namun, ketika berada di tengah Sungai Musi, perahu yang ditumpanginya diduga ditabrak sebuah speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Benturan tersebut menyebabkan perahu korban terbalik. Arman kemudian terjatuh ke Sungai Musi dan dilaporkan tenggelam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian pada Kamis. Unsur yang terlibat antara lain Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, Damkar, PMPB, PMI, serta masyarakat.
Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan Sungai Musi secara visual menggunakan perahu karet dan perahu milik masyarakat. Area pencarian diperkirakan mencapai sekitar 5 kilometer persegi.
Apabila kondisi di lapangan memungkinkan dan berdasarkan hasil evaluasi tim, pencarian juga akan dilakukan melalui metode penyelaman di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam.
Raymond mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menggunakan perahu pada malam hari.