“Jadi mereka ini nanti terbiasa dengan lingkungan seperti di perusahaan migas raksasa itu,” bebernya.
Dipastikan para tenaga didik akan terus dilatih dengan berbagai fasilitas yang menyerupai lapangan kerja sebenarnya. Ketika nanti mereka masuk perusahaan besar bisa menjadi manager atau bisa cepat naik kelas menjadi tenaga andal di perusahaan migas.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan dalam sambutannya berharap di masa datang MVC dapat menjadi pusat pelatihan yang akan melahirkan SDM berkualitas, berkompeten dan memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Direktur Bisnis dan Development PT Petrotekno, Hendra Budiman Pribadi mengatakan, Pendirian MVC merupakan langkah kongkret untuk pengembangan SDM di Kabupaten Muba. PT Petrotekno adalah lembaga pelatihan yang sudah terakreditasi oleh ketiga lembaga akreditasi internasional yaitu, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Offshore Petroleum Industry Training Organization (OPITO),Engineering Construction Industry Training Board (ECITB).