Elen mengapresiasi panitia yang telah mengundang pemprov Sumsel dan Forkopimda Sumsel pada perayaan ini. Menurutnya hal ini menggambarkan kebersamaan di Sumsel tetap berjalan dengan baik.
“Terima kasih kepada para pimpinan agama sehingga toleransi dapat tercipta. Kita menghadapi tantangan yang cukup berat, utamanya tantangan rohani dan keimanan kita di tengah derasnya arus informasi di era digital yang seringkali mengeras keimanan kita”, terang Elen.
Berbagai kegiatan keagamaan diharapkannya dapat memberikan dampak yang baik bagi semua pihak. Melalui perayaan Natal 2024 ini mengingatkan bahwa perayan ini pun menjadi momentum koreksi diri.
“Saya yakin apabila kita semua menjalankan ajaran agama dengan sebaik-baiknya dan selurus-lurusnya tidak akan terjadi hal yang tak diinginkan. Perayaan Natal dapat menjadi wadah untuk meningkatkan nilai yang lebih baik bagi kita semua,” pesannya.
Sementara itu Presidium OKKSS Romo Simon Margono menyampaikan Natal adalah perayaan Kristus. Kelahiran Kristus adalah peristiwa alam yang menjadi pertanda alam mencintai manusia.