“Barang barang perlengkapan kursi, komputer, speaker dan alat-alat musik semuanya terbakar,”tuturnya.
Karena bangunan PKBM terbakar, 100 orang siswa paket A, B dan C di PKBM Anggrek terpaksa dipindahkan sementara, mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan ujian.
“Tidak lama lagi siswa mau ujian, mereka dipindahkan sementara ke SKB di Palimo dekat kantor Dinas Pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Ilir Barat I AKP Ricky Mozam melalui Kanit Reskrim Iptu Muslim pihaknya sudah meminta keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
“Salah satu saksi bernama Indra sedang menyalakan obat nyamuk bakar lalu ditinggalkannya ngobrol di ruang tengah. Kemudian kembali lagi dan melihat obat nyamuk bakar sudah membakar kasur yang berada di lantai 2,” kata Muslim.
Api baru bisa dipadamkan setelah Pemadam kebakaran mengerahkan 6 unit mobil pemadam.