“Kami ingin manfaat program ini terasa langsung dan merata. Mulai dari persiapan lahan, tanam, hingga panen, pemerintah daerah akan hadir mendampingi,” imbuhnya.
Bupati mengajak kepala desa, penyuluh, gapoktan, dan petani menjaga dan memanfaatkan lahan cetak sawah dengan optimal.
“Benih yang kita tabur hari ini adalah simbol tekad bersama untuk meningkatkan produksi pangan daerah,” tandas Toha.
Dalam kesempatan yang sama, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini meski cuaca kurang bersahabat.
Ia berharap masyarakat merawat sawah yang dicetak agar Sumatera Selatan dapat menjadi produsen padi terbaik di Indonesia.
“Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, dan TNI menjadi kunci dalam mencapai target ini,” ujarnya.
Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan bahwa Sumsel telah mencatat peningkatan signifikan dalam produksi pangan nasional.
“Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan peningkatan produksi terbesar. Tahun depan kita target masuk tiga besar nasional,” tegasnya.