Komandan Korem 044/GAPO Brigjen TNI Adri Koesdyanto dalam laporannya mengungkapkan bahwa kondisi lahan di Lumpatan II cukup menantang. Meski demikian, pembukaan lahan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.
“Alhamdulillah, lahan yang sudah siap untuk ditanam mencapai 109 hektar,” ujarnya.
Korem 044/GAPO juga mengoordinasikan kegiatan serupa di berbagai kabupaten lain seperti OKI, PALI, Lubuk Linggau, Lahat, Muara Enim, dan Banyuasin.
“Hari ini, penanaman serentak berlangsung di 323 hektar se-Sumatera Selatan,” jelasnya.
Untuk Muba, kontrak pertama mencakup 3.000 hektare, dengan 2.750 hektare di antaranya siap dikerjakan, sementara sisanya tertunda akibat banjir dan kendala sosial.
Dengan mengusung moto ‘Pantang Tolak Tugas, Pantang Tugas Tak Tuntas’, ia menegaskan bahwa jajaran Korem sudah mengabdikan diri sepenuhnya untuk menyukseskan program ini.
Jenis bibit yang ditanam adalah Inpari 32, varietas padi tahan penyakit dengan masa tanam sekitar 120 hari dan potensi hasil 5–6 ton per hektare.