Dia juga mengaku mendapatkan bimbingan dari Endy Wisuda, atau yang akrab disapa Om Bil, salah satu pemain senior.
Selain itu, Rannu juga mendapat bimbingan dan masukan dari Agus Suhaimi, atlet biliar asal Sumatera Selatan yang pernah turun di ajang PON.
Dari keduanya, Rannu belajar teknik dasar memukul bola, membaca pantulan, hingga mengatur tempo permainan.
Meski usianya jauh di bawah peserta lain, Rannu tak gentar. Ia justru melihat kompetisi ini sebagai kesempatan untuk belajar, berani tampil, dan menambah teman baru.
“Saya ingin cari pengalaman, juga teman-teman yang suka biliar. Biar bisa tukar cerita dan belajar bareng,” terangnya.
Seperti diketahui, dari total 64 peserta di kategori pemula, Rannu menjadi satu-satunya anak SD yang berhasil melangkah ke fase 8 besar.
Dukungan untuk Rannu datang dari berbagai pihak mulai dari rekan-rekan sesama peserta hingga para penonton yang kagum melihat ketenangan dan ketepatannya saat bermain.
“Doakan Rannu, semoga bisa terus semangat, belajar, dan jadi atlet biliar yang hebat suatu hari nanti,” tutupnya.