“Ini bukan hanya ajang bergembira, tapi juga menjadi seleksi alami untuk mencari talenta muda yang bisa mewakili Sumsel di kancah lebih tinggi,” tambahnya.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi R Ryacudu Djajadi S.I.K., M.H yang menjadi penggagas turnamen ini, menyebut Relung Billiard Challenge 2025 merupakan bagian dari upaya menyambut Hari Bhayangkara, sekaligus sebagai bentuk penyegaran setelah masa Pemilu dan PSU di beberapa daerah.
“Acara ini kami rancang jauh-jauh hari untuk merajut kembali kebersamaan lintas sektor di Sumsel. Kita terlalu sering membicarakan hal serius seperti politik, saatnya kita cari udara segar lewat kegiatan positif seperti ini,” ujar Kapolda Sumsel.
Menurutnya, Sumsel memiliki bibit atlet potensial. Terbukti, ada dua atlet asal Bumi Sriwijaya yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional di Italia. “Saya kira potensi ini harus terus dikembangkan sehingga olahraga biliar mampu mengharumkan nama provinsi Sumsel,” bebernya.
Turnamen ini mempertemukan berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa, wanita, atlet pemula, jurnalis, hingga unsur Forkopimda. Hal ini memperlihatkan bahwa kekompakan dan sinergi tidak hanya terbangun di meja rapat, tetapi juga dapat dikuatkan di arena olahraga.