Respons Cepat Polairud Sumsel, Balita Sakit Muntaber Dirujuk ke RS Boom Baru

Personel Ditpolairud Polda Sumsel mengevakuasi balita berusia 1,5 tahun yang mengalami muntaber dan dehidrasi dari Desa Upang, Kabupaten Banyuasin, menggunakan Ambulans Apung menuju Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang.
750 x 100 AD PLACEMENT

Menurutnya, kondisi Rafatan saat itu cukup mengkhawatirkan karena mengalami muntah dan diare terus-menerus, tubuhnya lemas, serta tidak memiliki nafsu makan.

“Karena kondisinya tidak kunjung membaik, keluarga bersama bidan desa meminta bantuan ambulans apung agar pasien dapat segera memperoleh penanganan medis di rumah sakit,” jelasnya.

Perjalanan menuju Dermaga Boom Baru Palembang ditempuh sekitar satu jam melalui jalur sungai. Sesampainya di dermaga, pasien langsung dibawa ke Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Saat ini Rafatan telah mendapatkan penanganan dari dokter. Kami berharap kondisinya segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Aiptu Ardianto menegaskan, layanan Ambulans Apung Ditpolairud Polda Sumsel disiagakan selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di wilayah perairan apabila membutuhkan transportasi medis darurat.

“Kami mengimbau masyarakat Upang dan wilayah sekitarnya agar tidak ragu menghubungi petugas apabila menghadapi kondisi darurat. Layanan ambulans apung ini diberikan secara gratis sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pages: 1 2 3
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT