BATANGHARI LEKO, Topik Sumsel – Unit Reskrim Polsek Batanghari Leko berhasil mengamankan pelaku pembacokan di Dusun VII Desa Lubuk Bintialo, Kecamatan Batanghari Leko (BHL), Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (14/04/2022) kemarin.
Penangkapan pelaku TM(40) warga Desa Lubuk Bintialo Kabupaten Muba yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek BHL Iptu Surasa SH tersebut terungkap setelah Unit Reskrim informasi dari masyarakat dan langsung melakukan penyelidikan. Dan dugaan sementara pelaku melakukan aksinya hanya sendirian.
“Ceritanya singkatnya begini, Pelaku, anak gadis nya dan korban ini dulunya satu rumah bersama anak gadis nya juga. Namun, ternyata korban melarikan anak gadis pelaku selama satu tahun. Sehingga membuat pelaku menjadi dendam”, Ujar Kapolsek Batanghari Leko AKP Rusli SH MH mewakili Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SIK SH MSi saat dikonfirmasi.
Korban sendiri berinisial AC(30) merupakan warga Desa Macang Sakti, Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba.
Kronologisnya, lanjut Rusli, pelaku dan korban bertemu merupakan secara tidak sengaja. Saat itu pelaku sedang ingin mengambil tali dibelakang tempat dia (pelaku, red) bekerja, secara tidak sengaja pelaku melihat korban sedang berbaring di sebuah pondok seban. Dimana, saat itu pelaku memang sedang membawa golok tanpa basa basi langsung menebas ke arah kaki korban. Sempat berusaha melarikan diri, namun korban terjatuh sehingga pelaku dengan leluasa mengayunkan Golok kembali ke arah Punggung, tangan dan Muka korban secara membabi buta. Setelah itu, korban di tinggal begitu saja oleh pelaku.
“Akibat tebasan itu, korban mengalami luka di bagian wajah sebelah kiri, luka robek jari keliling tanggan sebelah kiri,luka robek bagian belakang kepala dan luka robek kaki sebelah kiri”, ungkap Rusli.
Sementara, pelaku saat dibincangi awak media mengakui, bahwa dirinya dan korban merupakan teman lama dan sudah dianggap sebagai saudara sendiri.
“Yang membuat saya kecawa pak, saya sudah mengnal korban sejak lama sekali pak, bahkan saya sudah anggap korban itu adik saya sendiri. Tapi, begitu teganya dia(korban. red) membawa kabur anak saya”, ungkapnya.
Dikatakannya, saat itu korban membawa anaknya kabur sudah satu tahun lamanya tanpa kabar. “Sudah satu tahun lebih pak saya tidak mendengar kabar tentang anak saya hingga sekarang, dan saya sempat melaporkan kasus kehilangan anak di Polsek Sanga Desa”, ucapnya.(win)