Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan adanya pemeriksaan saksi oleh KPK di Polda Sumsel.
“Polda Sumsel hanya menyediakan tempat pemeriksaan saja,”singkatnya.
Sementara itu, pantuan di gedung Ditreskrumsus Polda Sumsel belum terlihat adanya penyidik yang melakukan pemeriksaan bahkan diluar gedung tampak sepi dan tak terlihat mobil plat luar Kota Palembang.
Aktivitas di gedung Subarkah Ditreskrimsus Polda Sumsel terlihat seperti biasa tidak ada yang mencolok.
Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif di Kabupaten OKU pada Sabtu (15/3).
Dari informasi yang beredar dalam OTT tersebut, delapan orang yang ditangkap KPK.
Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto ketika dikonfirmasi awak media Sabtu sore.
Meski demikian Tessa, enggan menjelaskan secara detail siapa saja yang terjaring dalam OTT tersebut dan terkait perkara apa.
“Ya benar, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten OKU ada 8 orang yang diamankan dari OTT di OKU. Untuk lebih jelasnya akan disampaikan nanti pada saat Konpers resmi terkait kegiatan tersebut,”kata Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto saat dihubungi, Sabtu (15/3).