930 x 180 AD PLACEMENT

Seorang Petani Karet Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

750 x 100 AD PLACEMENT

MUARA ENIM, Topik Sumsel – Karyadi (54) merupakan warga Desa Kepur Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim sempat menggergerkan warga setempat lantaran saat ditemukan sudah tak bernyawa bersimbah darah di kebun karet miliknya di Jl Lintas Servo, KM 107 Dusun III, Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel, Kamis (6/1/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.

Informasi dari warga setempat, kejadian tersebut berawal dari korban bersama anaknya yang sulung bernama Amin Mulya sekitar pukul 08.00 pagi mengambilkan raport di sekolah.

Setelah itu, sekitar pukul 10.00, korban pergi ke kebun karet yang berjarak sekitar 2 km dari warung. Tidak lama kemudian, istri korban yang sedang mandi sempat mendengar suara teriakan keras dari arah kebun, dan sempat memberitahu anaknya perihal teriakan tersebut.

Namun dijawab anaknya mungkin suara burung. Kemudian, sekitar pukul 12.00, secara tidak sengaja, ada warga bernama Erwin yang melintas dilokasi kejadian melihat ada mayat, setelah itu memberitahu rekannya Apriawan. Kemudian rekannya melihat korban dan mengetahui identitas korban bernama Karyadi warga sedesanya.

Lalu, mereka langsung ke desa memberitahukan perihal temuan tersebut ke perangkat desa dan bersama petugas kepolisian langsung menuju ke lokasi kejadian sekitar pukul 13.00. Kemudian petugas Bhabinkamtibmas, SPKT, Inafis Polres Muara Enim melakukan olah TKP.

Sekitar pukul 17.00, mayat korban dibawa ke kamar jenazah RSUD dr HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan visum. Berdasarkan hasil visum korban mengalami luka dibagian kepala pelipis kiri, tengkuk, pergelangan tangan kiri dan kanan serta dada sebelah tangan.

Dikatakan anak sulung korban, Amin Mulya (15) bahwa sebelum kejadian ia bersama korban dengan mengendarai sepeda motor mengambil Raport di sekolahnya sekitar pukul 08.00. Setelah itu, sekitar pukul 10.00, korban pergi ke kebun karet yang berjarak sekitar 2 km dari warung. Tidak lama kemudian, ibunya yang sedang mandi mendengar suara teriakan keras dari arah kebun, dan sempat memberitahunya. Namun ia mengira adalah suara burung.

“Saya tidak ada firasat apa-apa. Namun ketika memboncengnya, terasa enteng seperti tidak membonceng orang,” terangnya.

Sementara, Kepala Desa Kepur Hasminudin, membenarkan ada warganya yang menjadi korban pembunuhan. Saat ini, telah ditangani pihak berwajib dan mudah-mudahan pelakunya cepat tertangkap, dan mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Korban itu adalah paman dari istri saya sendiri. Maka itu kami berharap aparat dapat berhasil menangkap pelaku dan menghukumnya dengan seberat-beratnya,” tegasnya.

Sedangkan, Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Darma saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan saat ini, motifnya masih dalam penyelidikan.

“Benar adanya Kejadian itu. Namun saat ini kita sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian terssbut,”pungkasnya.(red)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT