“Langkah ini dilakukan untuk memberikan kesadaran kepada seluruh produsen bahan pokok penting agar mengutamakan kepentingan dalam negeri, sehingga harga bahan pokok itu stabil. Contohnya minyak goreng. Kita ini menghasilkan CPO sangat banyak, tapi mengapa harga minyak goreng justru mahal. Sebab itu, cukupi kebutuhan dalam negeri sebelum mengekspor. Ini butuh kerjasama,” kata Herman Deru.
Menurutnya, jika kerjasama tersebut tersebut terjalin baik tentu gejolak harga bahan pokok yang membuat kegelisahan masyarakar tidak akan terjadi.
“Jika tidak ada oknum yang bermain, maka di situasi apapun gejolak harga tidak akan terjadi. Baik saat lebaran, natal, tahun baru dan situasi lainnya,” terangnya.
Karena itu, dia meminta kepada semua pihak mulai dari TNI, Polri hingga masyarakat untuk melakukan pengawasan.
“TNI dan Polri harus tindak tegas oknum yang berani mencari keuntungan pribadi yang menyebabkan terjadinya gejolak harga bahan pokok. Apalagi oknum yang sampai melakukan penimbunan sehingga bahan pokok menjadi terbatas,” tegasnya.