Sekayu, TS – Tim Paskibraka Muba tahun 2021 berhasilkan menjalankan tugas dan tanggung jawab besar mengibarkan duplikat Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI ke 76 dengan baik.
Namun dibalik kesuksesan tersebut terselip perjuangan luar biasa yang dilalui oleh salah satu anggota paskibraka tersebut yakni Shafaira utusan SMA Negeri 2 Kecamatan Tungkal Jaya. Selain harus melewati seleksi yang ketat dan latihan yang ekstra padat, ia juga harus berjuang melawan rasa duka pasca ditinggal ibunda menghadap yang Maha Kuasa beberapa yang waktu lalu tepatnya sehari setelah dikukuhkan.
Sejak awal proses seleksi dimulai, Shafaira sebenarnya sudah merasakan kesedihan, karena pada saat itu ibunya sudah menderita sakit. Namun tekad dan semangat yang dimilikinya mampu mengalahkan rasa sedihnya hingga ia terpilih dan dikukuhkan sebagai salah satu dari 75 anggota Paskibraka Muba.
Sayangnya, kebahagiaan dan rasa bangga yang dirasakan Shafaira karena harus dibumbui dengan rasa duka, karena sang ibunda tercinta meninggal dunia.
Begitu mendengar kabar duka tersebut Shafaira sempat pulang untuk melihat prosesi pemakaman ibunda dengan didampingi oleh anggota PPI Muba, dan setelahnya kembali lagi ke Sekayu untuk menjalani prosesi persiapan pengibaran bendera merah putih.
Salah satu senior PPI, Rano Apriansyah SH memberikan kekuatan dan kesabaran atas musibah yg dialami oleh Shafa.
“Shafa ini adalah gadis yang tangguh, ia memiliki perasaan kebangsaan dan cinta yang tinggi terhadap tanah airnya. Semoga Shafa diberikan kekuatan atas musibah yang dialaminya, dan semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosa almarhumah dan mengumpulkannya bersama dengan orang-orang yang shalih”, ujarnya.
Dispopar Muba serta keluarga besar PPI Muba yang dalam hal ini diwakili oleh Romi Herianto SIP MSi selaku anggota dewan kehormatan PPI Muba juga menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang tersebut dan berharap agar Shafa tetap optimis dalam menjalani hari-hari kedepannya.
Di sisi lainnya, Shafaira mengatakan bahwa apa yang terjadi telah menjadi kehendakNya, “saya tidak menyalahkan keadaan dan berusaha untuk ikhlas dan saya berterima kasih kepada Bapak Bupati Muba melalui Dispopar Kab. Muba atas kesempatan menjadi Paskibraka Muba tahun 2021. Saya akan sabar dan berbaik sangka bahwa Tuhan punya rencana yang indah ke depannya,” pungkasnya. (Win)