Ketua Umum Forum Sekretaris Daerah Indonesia (Forsesdasi) Komwil Sumsel ini juga menegaskan, persoalan listrik yakni peralihan dari pengelolaan PT MEP (BUMD Muba) ke PLN di beberapa Kecamatan Muba akan dituntaskan dalam waktu dekat sesuai arahan dari Gubernur Sumsel Herman Deru.
“Jadi ada 51 ribu pelanggan MEP di Muba akan dialihkan menjadi pelanggan PLN, termasuk aset PT MEP juga dialihkan ke PLN, pak Gubernur sangat konsen dengan persoalan listrik ini bahkan beliau juga menyampaikan
jika ada kekurangan segera diusulkan sehingga nanti bisa dibantu dengan dana bantuan gubernur. Kita sangat
berterima kasih,” tambahnya.
Ia menambahkan, setelah proses pelantikan Pj Bupati Muba, dirinya akan langsung ke Kabupaten Muba guna melantik Pj Sekda Muba. “Jadi malam ini juga Pj Sekda Muba Musni Wijaya sebagaimana usulan saya ke pak Gubernur langsung dilantik, tak lain tujuannya untuk mempercepat askelerasi roda Pemerintahan di Muba,” ulasnya.
Mantan Ketua Ikatan Alumni SMAN 3 (IKA-SMANTA) Palembang ini juga menambahkan meski karhutla dan persoalan listrik menjadi prioritas, namun bukan berarti dirinya mengenyampingkan pemerataan pembangunan di Muba.
“Pemerataan pembangunan tentu juga prioritas, tapi kan sekarang yang sudah didepan mata itu ancaman karhutla dan keluhan pelanggan MEP. Tentu ini kita tuntaskan lebih prioritas, akan tetapi pemerataan pembangunan di Muba tetap berjalan dan terus dilakukan,” ucapnya.