930 x 180 AD PLACEMENT

Terkendala Regulasi dan Izin, Sejumlah Destinasi Wisata Gunung Dempo Ditutup Sementara

View Gunung Dempo Pagaralam.
750 x 100 AD PLACEMENT

PAGARALAM, Topik Sumsel Sejumlah destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, yang berada di lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 7, resmi ditutup sementara. Penutupan ini dipicu oleh perubahan regulasi dan perizinan yang tengah dalam proses penyesuaian.

Kebijakan tersebut cukup mengejutkan masyarakat, mengingat kawasan Gunung Dempo selama ini menjadi salah satu ikon wisata unggulan yang menarik minat wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

Penutupan ini juga berpotensi berdampak pada sektor pariwisata Kota Pagar Alam, terlebih menjelang periode libur panjang pada Mei mendatang yang biasanya menjadi momen meningkatnya kunjungan wisatawan.

Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Wawan Alamsyah, membenarkan adanya penutupan sementara tersebut. Ia menegaskan, keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah penyesuaian terhadap aturan yang berlaku.

“Dengan penuh kesadaran, kami menyampaikan bahwa destinasi wisata di kawasan Gunung Dempo untuk sementara waktu ditutup. Ini bukan keputusan yang kami inginkan, namun harus diambil terkait perubahan regulasi dan perizinan,” ujarnya dalam keterangan pers.

Selama ini, pengelolaan wisata di kawasan tersebut melibatkan kolaborasi antara masyarakat dan pihak perusahaan melalui konsep wisata berbasis komunitas. Kawasan Gunung Dempo sendiri telah berkembang menjadi salah satu destinasi favorit di Sumatera Selatan dan mulai dikenal secara nasional.

Wawan menambahkan, penutupan ini dilakukan demi keberlanjutan pengelolaan wisata ke depan agar tetap sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Kami berharap masyarakat tetap menjadi bagian utama dalam pengembangan wisata ke depan. Gunung Dempo bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga ruang hidup, identitas, dan warisan yang harus dijaga bersama,” tambahnya.

Adapun destinasi yang terdampak penutupan sementara antara lain Bukit Tungguan, Nature High Villa, dan Kabelban Rest Area. Sementara itu, beberapa lokasi lainnya seperti Strawberry DS Planting, Homestay Wabisabi Kampung 4, serta area tanaman pertanian semusim ditutup total hingga waktu yang belum ditentukan.

Pihak pengelola juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata RI, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, PTPN I Regional 7, serta Pemerintah Kota Pagar Alam atas dukungan yang selama ini diberikan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT