“Untuk saat ini kami belum bisa menyampaikan kantong jenazah nomor satu dan seterusnya atas nama siapa,” ungkapnya.
Budhi menyebutkan, hasil pencocokan DNA dijadwalkan keluar pada Rabu (13/5/2026).
“Sambil menunggu hasil identifikasi dan DNA keluar, kami meminta pihak keluarga dan media bersabar hingga ada pernyataan resmi terkait identitas korban secara valid,” tutupnya.
Diketahui, proses identifikasi korban kecelakaan Bus ALS mengalami kendala karena sebagian besar jenazah mengalami luka bakar berat sehingga sulit dikenali secara fisik.