OKU, Topik Sumsel — Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) terus berupaya mengevaluasi program guna meningkatkan mutu pendidikan.
Seperti salah satunya, program Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yangmana merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud. Program evaluasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.
Seperti yang dilakukan oleh SMP Negeri 13 OKU, berhasil menyelenggarakan ujian ANBK 2024. Yang mana ujian ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Sebanyak 45 siswa SMP Negeri 13 OKU dan 5 cadangan mengikuti ANBK yang berlangsung selama dua hari, dari 9 hingga 10 September 2024. Pelaksanaan ujian dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh 23 siswa dari pukul 07.30 hingga 09.40 WIB dengan materi Literasi dan survei karakter. Sesi kedua diikuti oleh 22 siswa dari pukul 10.40 hingga 12.50 WIB dengan materi Numerasi dan survei lingkungan belajar,” ujar Kepala SMP Negeri 13 OKU, Dewi Susanti SPd MM, didampingi oleh Alna Royani MPd selaku Wakil Kurikulum.
Dewi menjelaskan bahwa ANBK bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan mengukur berbagai aspek penting dalam proses pembelajaran. “ANBK ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa,” ujar Dewi Susanti.
Pelaksanaan ANBK di SMP Negeri 13 OKU dilakukan secara daring dengan pengawasan guru silang. Dewi Susanti berharap agar hasil asesmen ini dapat menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.