“Saya kaget dengar suara keras, pas saya lihat ternyata ada tongkang menabrak tiang jembatan,” ujarnya.
Warga pun meminta pihak pemilik tongkang maupun agen kapal untuk bertanggung jawab atas insiden tersebut, mengingat pentingnya fungsi jembatan sebagai akses utama masyarakat.
“Jangan sampai lepas tanggung jawab. Kami khawatir kalau dibiarkan, jembatan ini bisa rusak parah bahkan roboh seperti kejadian di Jembatan Lalan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KSOP Kelas I Palembang, Satpolairud Polres Banyuasin, maupun pihak agen PT Rizkia Armada Nusantara terkait insiden tersebut.